Subang, Rabu 3/12/25, 03.15
Alhamdulillah perjalanan menuju event 212 berjalan lancar dan penuh cerita. Kami berangkat dalam rombongan kecil, berenam—lima peserta ditambah sopir. Dari Pusdiklat Al-Abrar ada dua orang yang bergabung, ikut memperkuat tim medis sebagai paramedis bersama tiga dokter: dr. Suryo, dr. Hasanuddin, dan dr. Agus Triono. Kendaraan yang kami gunakan adalah mobil Innova Reborn hitam milik seorang teman, seorang dokter yang kebetulan 1juga merupakan anggota instruktur Pusdiklat Al-Abrar.
Kami bertolak dari Masjid Mangkubumen pada Selasa pagi, 2 Desember 2025 pukul 08.30 WIB. Suasana perjalanan cair dan menyenangkan; bercengkerama santai membahas berbagai topik, kadang sunyi oleh bacaan Al-Qur’an dari sebagian anggota rombongan. Hujan deras beberapa kali menyapa — mulai dari Subang, Indramayu, hingga daerah sekitar Tol MBZ — namun begitu memasuki kawasan Monas, langit cerah dan terang benderang seakan menyambut kedatangan kami.
Perhentian makan siang dilakukan di Tegal untuk mencicipi menu cempe lemu khas daerah tersebut. Menjelang sore, sekitar jam lima, rombongan kembali makan di dekat kawasan Monas di sebuah rumah makan Padang, sebelum akhirnya memasuki area acara.
Sesampainya di lokasi, kami langsung bergabung dengan jamaah dari Surakarta. Mereka datang dengan 11 bus plus mobil-mobil kecil, terbagi menjadi tiga kelompok besar. Kami berenam pun membagi diri menjadi tiga tim untuk mendampingi masing-masing kelompok tersebut.
Peserta secara keseluruhan mencapai belasan ribu orang yang datang dari berbagai daerah, memenuhi area Monas dengan suasana khidmat dan tertib.
Rangkaian acara dimulai dengan shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan dzikir hingga menjelang Isya. Setelah jeda shalat, acara kembali bergulir dengan dzikir, musik hadrah, dan nasihat-nasihat dari para ustadz dan habaib. Pada saat acara berlangsung, tim medis sempat menangani dua peserta yang mengalami keluhan kesehatan. Alhamdulillah semua dapat ditangani dengan baik tanpa kendala berarti, sehingga mereka bisa kembali melanjutkan kegiatan.
Puncak acara adalah nasihat penutup dari Habib Rizieq Shihab. Semua berlangsung dengan tertib hingga selesai pada Rabu dini hari pukul 00.14. Massa pun membubarkan diri dengan rapi, tanpa kericuhan.
Kami meninggalkan Monas sekitar pukul 00.45. Di perjalanan baru benar-benar terasa, rupanya ketiga dokter tadi juga merupakan anggota instruktur Pusdiklat Al-Abrar. Maka tidak berlebihan bila dikatakan bahwa Pusdiklat Al-Abrar pun turut hadir pada event tersebut — meski nama lembaga tidak tercantum dalam daftar hadir peserta resmi.
Semoga keberkahan dari perjalanan dan kebersamaan ini menambah semangat dakwah ke depan.
Alhamdulillahi bini‘matihi tatimmuṣ-ṣāliḥāt.



