Pada hari Ahad, 4 Januari 2026, telah terlaksana Kuliah Perdana Pendidikan Menengah Agama (PMA) Tahun 2026 yang bertempat di Masjid Sriwedari, Kebonan Laweyan, Surakarta. Kegiatan ini menjadi awal dimulainya rangkaian pembelajaran PMA di tahun 2026 dengan semangat dan format baru.
Acara berlangsung dengan suasana penuh antusiasme dan dipandu oleh Ustadz Ari Yulianto, A.Md. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan proses daftar ulang peserta PMA, sebagai bentuk kesiapan administrasi dan komitmen murid dalam mengikuti program pembelajaran.
Sesi pertama Kuliah Perdana diisi oleh Ustadz Eko Mursito, ST. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya menuntut ilmu dien sebagai kewajiban setiap muslim. Dengan mempelajari agama, seorang muslim akan memahami bahwa bacaan Al-Qur’an memiliki aturan yang harus dijaga, termasuk perbedaan panjang dan pendek bacaan yang dapat memengaruhi makna. Melalui ilmu agama pula, seseorang mampu membedakan perkara yang wajib, sunnah, mubah, dan haram. Beliau menegaskan bahwa Dienul Islam adalah pedoman hidup di dunia sekaligus bekal keselamatan di akhirat kelak.
Sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan dari Mudir PMA, Ustadz dr. Djoko Widodo. Dalam sesi ini, beliau menyampaikan sejarah berdirinya PMA serta perkembangannya dari masa ke masa. Mulai tahun 2026, PMA resmi menerapkan format pembelajaran baru, dengan waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Materi pembelajaran diringkas menjadi empat mata pelajaran wajib, yaitu Al-Qur’an/Tafsir, Hadits, Fiqih, dan Bahasa Arab, serta mata pelajaran tambahan berupa Faraidh dan Tahsin. Setiap pertemuan akan disampaikan dua materi, dan murid akan mendapatkan diktat sebagai pegangan belajar. Pada sesi ini juga disampaikan tata tertib PMA yang wajib dipatuhi oleh seluruh murid, informasi syahriyah bulanan, serta hal-hal teknis lainnya terkait pelaksanaan pembelajaran.
Kuliah Perdana PMA Tahun 2026 berakhir pada pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik dan penuh keberkahan dalam menjalani proses pembelajaran di pekan-pekan selanjutnya. Besar harapan agar para asatidzah dan murid PMA dapat melaksanakan pembelajaran dengan penuh keikhlasan, semata-mata mengharap ridho Allah SWT, diberikan keistiqomahan, kesabaran dalam menuntut ilmu, serta dimudahkan dalam mengamalkan ilmu yang diperoleh.
Semoga Allah SWT senantiasa meridhai dan memberkahi seluruh asatidzah serta murid PMA. Aamiin.









